4.20.2009

Prepared My Sweet Revenge

Di satu waktu kita tertegun pada satu pintu
tapi diwaktu yg sama kita nggak tau
klo ada pintu lain yg terbuka buat kita

Entah apa maksud peribahasa mu itu. Mungkin menyuruh ku untuk segera menutup pintu? Ato malah kamu udah dapet kunci pintu yg lain, seperti yg terjadi saat ini. Semuanya berjalan begitu rapi seakan emang udah kamu rencanain dari dulu. Jujur, aku sakit melihatmu mendapat kunci pintu yg baru. Sementara aku masih terdiam di depan pintu yg terakhir aku masuki. Ke mana perginya semua janji dan harapan itu? Ke mana perginya sejuta kalimat-kalimat itu? Mereka menguap begitu saja saat kunci yg lain telah berhasil kau genggam. Dan sekarang hanya aku yg tersisa, di dalam neraka yg kamu buat. Pernah kah kamu rasakan bagaimana rasanya tidak bisa bernafas? Pernah kah kamu rasakan bagaimana rasanya bila seseorang membakar semua motivasi hidup mu? Pernahkah kamu rasakan bagaimana rasanya terbuang sia-sia dan merasa tak berguna? Kamu nggak akan pernah tau gimana rasanya itu semua, sampai keadaan akan berbalik 180 derajat suatu saat nanti. Di mana yg tertawa hari ini akan menangis di belakang. Di mana yg tersakiti hari ini akan tersenyum di esok hari. Percayalah, hukum karma itu ada, dan segera terjadi. I'm prepared for my sweet revenge..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar