5.23.2009

Afterlife

Sendiri. Dari atas sini mataku menyusuri jalanan di bawah sana. Sepi. Mungkin udara terlalu panas bagi untuk mereka keluar. Segerombolan anak sekolah dengan suara motornya yang berisik melintas memecah keheningan. Berlalu begitu saja, seakan tidak perduli dengan kehadirannya yang mengganggu. Ku lihat dari ujung pertigaan muncul seorang anak kecil. Mungkin masih SD. Tapi dia tidak memakai seragam. Dia memakai baju yang lusuh. Dengan sebuah karung yang melekat di punggungnya menyerupai tas. Dia melongok ke tempat sampah, terlihat seperti mencari-cari sesuatu di dalamnya. Berpindah dari satu tempat sampah ke tempat sampah yang lain. Tangannya cekatan mengacak-acak. Ku rasakan sesuatu dalam diriku. Sesuatu telah meleleh. Telah mencair. Pandangan ku semakin terpancang padanya. Berpikir. Aku mulai berpikir semakin keras. Apa dia pernah bermimpi menghabiskan waktu bersama keluarganya? Apa dia pernah bermimpi bersenang-senang dengan teman-temannya? Dia terlalu manis untuk pekerjaan itu. Tidak seharusnya dia melakukan aktivitas itu. Mungkin yang ada di kepalanya hanya mengacak-acak semua tempat sampah yang ada di kota ini. Mencari harapan hidupnya yang hilang. Mencari mimpinya yang memudar entah ke mana. Mata ku beralih pada jendela kaca Ruang Tari. Ku lihat bayangan diriku di sana. Ku pandangi diriku lekat-lekat. Andrew Rio. Bangkit lah. Buka kedua matamu. Kamu tidak boleh berhenti di sini. Ayo, berlarilah...

I don't belong here,
we gotta move on dear escape from this afterlife
’Cause this time I'm right to move on and on,
far away from here...

5.20.2009

Dibayar LUNAS!

Selesai pelajaran komputer, aku keluar dari lab.komputer. Mau balik ke kelas ngapalin bhs.jepang. Pas jalan di lorong, dari kelas XIC4 keluar si beruang coklat. Ini dia kesempatan ku minta susulan sosio.

Aku: maaf pak,permisi...
beruang coklat(BC): iya,ada apa dek?
aku: saya mau minta ulangan susulan bab 5 pak,kemarin selasa saya gak masuk..
BC: oh...kenapa kamu tidak masuk?
aku: maaf pak,saya sakit tipes..
BC: ya salah kamu sendiri?!kenapa waktu itu tidak masuk!
aku: saya minta di kasih tugas aja deh pak..
BC: tugas? enak saja...ya itu resiko kamu dek karena kamu tidak masuk..(sambil jalan ke kantor)

Cess...badan ku kayak terbakar. Mendidih. Panas. Seandainya aku pegang shotgun, pasti udah aku tembak perut buncitmu itu. Ok, liat saja kau Flor*s!

*****************
Sore itu pas rombel sosio rencananya mau ulangan bab 6. Artinya aku bakal ketemu beruang coklat lagi. Jam 13.20 aku baru dateng dari mesjid Syuhada' Haji. Abis solat. Pas masuk kelas semua anak lagi sibuk nulis sesuatu. Mereka bergerombolan. Penasaran. Aku liat ke meja si Acep. Eh, apa itu? Ada soal fotokopian lengkap dengan jawabannya. Uwow! itu soal ulangan sosio nanti! Alamak...siapa pahlawan dari semua ini? Bagus, ini pasti dari kelas sebelah. Ayo andrew, jangan mematung, ini kesempatanmu. Kesetanan, aku cepet-cepet ngambil pulpen ma secarik kertas kecil. Set..set..set..kunci jawaban 25 soal sudah ku genggam. Untung pilihan ganda semua. Senyum manis tersungging dari bibir ku. Teringat perkataan beruang coklat beberapa jam lalu yg menyakitkan ku..

Teng! stengah 2, beruang coklat masuk kelas langsung bagiin soal. Secepat kilat ku keluarkan secarik kertas Maha sakti yg lebih berharga daripada surat berharga itu. Baru 10 menit, suasana kelas terlihat sangat amat rileks. Iya dong, 1 kelas kan kompakan pake skenario rahasia itu. Dari meja guru berulang kali tatapan mata beruang coklat memandangi ku. Aku bales dong, seakan menantang. Huh, kau pikir aku akan kalah kali ini? Tidak beruang coklat! Hari ini kau tak bisa menindas ku.

Setelah semua selesai, jawaban ditukerin langsung dikoreksi. Dan ternyata...aku dapet 92! Yeah, pembalasan yg sempurna. Mayoritas 1 kelas dapet nilai 80-90an. Beruang coklat ngebacain nilai anak-anak. Pas bacain giliran ku, dia ngeliatin aku..agak heran, agak sinis. Apa lo beruang coklat?? Belum puas? Masih kurang nilai 92? Masih mau ngomelin aku lagi?? haha..

5.18.2009

Mei Merah

Berat! Terseok-seok nyaris terkapar. Banyak target, tapi deadline mepet. Sempet kecantol intrik cewek SMASA di awal bulan. Teror sms hampir tiap malem. Fuuh...belum cukup! Aku kena virus flu yang komplikasi sama tipes+sakit mata. Dan "si masa lalu" yg masih menggelayuti pikiranku. Abis tepar 3 hari, masuk skola langsung suruh pentas drama! Trus besoknya penilaian senam SKJ (sama sekali gak apal), ketinggalan ulangan 2 mapel, deadline karya tulis makin mepet. Tinta printer item kosong, mati-matian cari pinjeman uang 20ribu buat beli tinta. Kontak sana-sini. Akhirnya dapet, pulang rombel jam 4 sore langsung beli tinta ke Restu. Sampe rumah udah diinjeksi, tapi printer tetep ngadat! MAMPUS! Oh, perawan Maria...kenapa lagi catridge printer ku ini? it's so complicated..